Bangle, Rimpang Yang Berkhasiat Luar Biasa

Bangle, dengan nama latin Zingiber purpureum, ternyata memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan. Tanaman ini adalah satu famili dengan jahe, memiliki nama yang beragam di Indonesia.

manfaat bangle bagi kesehatan Orang sunda menamakan bangle ini sebagai panglai, sementara sebutan lain adalah bengle (jawa), pandhiyang (madura), panini (bugis), bale (makasar), bengle (gayo), bungle (batak), banglai (palembang) dan banyak lagi lainnya.

Bangle adalah herba semusim.  Tumbuh tegak dengan tinggi 1 hingga 1.5 meter, merupakan tumbuhan berumpun, berbatang semu, terdiri dari pelepah daun yang pinggir ujungnya berambut sikat.  daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tipis.  Bunga majemuk, bentuk tandan, keluar di ujung batang, panjang gagang sampai 20 cm.

Rimpangnya berbau khas aromatik, rasanya agak pahit, dan agak pedas. Selain itu rimpang juga mengandung minyak atsiri (sineol, pinen), damar, pati, dan tannin.

Kegunaan dari bagian tanaman Bangle adalah:

  1. Rimpangnya berguna untuk: demam, sakit kepala, batuk berdahak, influenza, masuk angin, asma, rematik, cacingan, sakit perut, sembelit, radang hati, sakit kuning, mengecilkan perut setelah melahirkan, penghangat badan, radang selaput lendir mata, gangguan mata, (mata pudar), menyuburkan kandungan, keputihan, menopause, demam nifas, campak, dan lain lain.
  2. Daunnya berguna untuk mengobati penyakit anorexia (tidak nafsu makan), perut terasa penuh, sakit perut, dan lain-lain.

Dosis Pemakaian:

  1.  Pemakaian luar: rimpang bangle secukupnya diparut lalu dibalurkan ke bagian tubuh yang sakit.
  2. Pemakaian dalam : 10-30 gram rimpang direbus dengan air hingga mendidih lalu airnya diminum.

Pemakaian Luar:

  1. Sakit kepala karena demam: bangle secukupnya dicuci bersih lalu diparut, tambahkan air sedikit sampai menjadi adonan seperti bubur, tempelkan pada dahi.
  2. Sakit kepala, mengecilkan perut setelah melahirkan: bangle secukupunya dicuci bersih lalu diparut dan dipakai sebagai tapal pada bagian yang sakit.
  3. Rematik:  bangle diparut secukupnya, tambahkan arak putih, aduk rata lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

Pemakaian Dalam:

  1. Sakit kepala: 10 gram bangle dicuci dan diparut, peras dan disaring lalu diminum 2 kali sehari.  Ampasnya dapat digosokkan pada tengkuk, dahi, dan pelipis.
  2. Influenza:  15 gram bangle, 15 gram jahe, daun menthol secukupnya, dan 5 butir kapulaga, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu diminum.
  3. Masuk angin:  bangle, lempuyang wangi, jahe, masing masing 15 gram dan 25 gram kencur, dicuci bersih lalu diparut, diseduh dengan 400 cc air panas, lalu disaring dan diminum sebanyak 200 cc.  Lakukan selama 2 kali sehari.
  4. Menyuburkan kandungan: 10 gram bangle, 10 gram umbi rumput teki (cyperus rotundus) , dan 10 gram kencur (Kampferia galanga) ditumbuk halus lalu diseduh dengan 200 cc air panas, disaring kemudian diminum.

Sumber:  Rempah, rimpang, dan umbi; Prof Hembing Wijayakusuma.

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s