Salak Wedi Asli Bojonegoro

Salak Wedi Asli Bojonegoro – Wedi di Bojonegoro ibarat Seman di Yogyakarta. Nama Sleman bergema di seantero nusantara dengan salak pondohnya. Nama Wedi kelak menyusul lewat salak cokelat , budeg, dan penjalin.  Itulah 3 debutan baru penambahan koleksi snake fruit unggulan di Indonesia.

Nama desa di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro itu mencuat sebagai penghasil salak bermutu. Salak wedi tidak kalah dengan pamor salak pondoh yang terlebih dahulu mencuat, cita rasa salak wedi manis dan renyah jika digigit.  Tingkat kemanisannya memang paling tinggi, 16,8ºbrix, yang lain 16-16,6 ºbrix. Penampilan salak Salak Wedi Asli Bojonegoro 1wedi juga menarik, buah berbentuk segitiga panjang dan kulit buah cokelat mengkilap, bila dibuka terlihat daging buah yang berwarna putih kekuningan.  Keunggulan lain, produktivitasnya paling tinggi. Satu tandan berisi 31-36 buah. Padahal yang lain hanya 21-30 buah per tandan. Bobot buah dan ukuran pun seragam, bahkan rata-rata 2 kg per tandan dengan panjang buah 8-9 cm.

Nama wedi merupakan nama daerah di Bojonegoro yang kebanyakan masyarakatnya menanam pohon salak di depan pekarangan rumah.  Konon awalnya biji salak di baw oleh seorang ulama kharismatik dari Madura yang membekali santrinya biji salak untuk di tanam di Desa mereka (Desa Wedi). Karena ditanam dari biji, maka salak yang tumbuh bervariasi.

Terdapat tiga kultivar, pertama kultivar lokal salak cokelat, buah berbentuk segitiga, warna kulit cokelat tua mengkilap saat sudah matang.  Kedua kultivar penjalin alias salak gading bentuk buah samaSalak Wedi Asli Bojonegoro 4 seperti salak lokal tetapi ukurannya lebih kecil dan warna kulit buah agak kekuningan, ciri khususnya adalah saat muda ujung buah kehijaun.  Terakhir adalah kultuvar budeng memiliki warna kulit hitam dan berbentuk bulat, ukurannya besar bahkan mencapai berat 100 gr per buah.  Dari total ribuan tanaman salahk di Bojonegoro 40% merupakan kultivar salak lokal, dan sisanya adalah kultivar gading dan budeng.  Kini sedang dilakukan pengembangan unggulan daerah ini agar nantinya dapat mengangkat nama Bojonegoro seperti halnya salak pondoh yang mencuatkan nama Sleman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s