Jeruk Darah (Blood Orange) dari Spanyol

Buah drakula (Blood Orange) dari Spanyol – Pigmented orange memang unik lantaran warna daging buahnya tidak lazim, merah bagaikan darah. Jadi, begitu di kunyah, maka mengucurlah airnya yang berwarna merah. Meski begitu Aranciatta rossa yang ditemukan di spanyol pada tahun 1929 itu memiliki tampilan Jeruk Darah (Blood Orange) yang menarik. Kulit luar berbintik merah gelap karena mengandung pigmen antosianin. Sebuah pigmen pembentuk warna merah yang jarang dijumpai di jeruk lain. Bentukknya mirip dengan valensia, tapi sedikit lebih kecil.

Kini jeruk drakula tersebut tersebar ke Itali, hingga daratan Amerika, California, Texas dan asia melalui jasa petualangan laut. Meski di Indonesia belum di budidayakan tetapi blood orange dapat ditemui di pasar swalayan baik dalam keadaan buah segar maupun olahan.  Soal rasa tak usah di tanya lagi, blood orange merupakan salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Mediterania, hal ini dikarenakan rasanya yang manis dan kadar air yang tinggi, serat pada daging buah lebih sedikit daripada jeruk biasa.

Terdapat tiga varietas utama blood orange yaitu Tarocco, Moro, dan Sanguinelli. Tarocco banyak ditemui di Italia. Diameter buah mencapai 9 cm dengan warna kulit kuning berbintik merah halus menawan, rasanya merupakan yang paling manis. Jenis Moro banyak di tanam di California, paling mudah dikenali karena memiliki warna yang paling mencolok Jeruk Darah (Blood Orange) 2dengan diameter 6-8 cm.  Jenis Sanguinelli ditemukan di Spanyol tetapi kurang populer, memiliki kulit kemerahan denga biji yang nyaris tidak ada, dan tingkat kemanisan yang tinggi serta ukuran yang lebih kecil dibandingkan 2 jenis lain.

Blood orange merupakan kunci sukses kelezatan masakan Italia. Masyarakat Roma biasa menjadikannya sebagai salah satu bumbu masak. Sari jeruk nerah itu menggoyang lidah penikmat pasta dan vinegar. Seperti fungsi jeruk nipis pada masakan khas Indonesia.  Belum banyak di pasar swalayan sehingga Jeruk Darah (Blood Orange) harganya bisa mencapai Rp 240.000 per kg. Musim blood orange terjadi setahun 2 kali yaitu pada bulan Desember-Maret dan November-Mei. Kandungan nutrisi blood orange dapat mencapai 69 kalori, 3 gr lemak, 1 gr protein, 18 gr karbohdrat, 12 gr gula dan 82,7 gr vitamin untuk per buah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s